Perjalanan Hidupku
1. Biodata Penulis
Terlahir di Jombang, 15 Maret 1971, kini bertempat tinggal di Kaliabang Tengah Bekasi Utara. Lahir dari seorang ibu yang bernama Siti Rahayu selaku ibu rumah tangga. Ayahnya bernama Saleh Basoeki pensiunan pegawai negeri sipil. Dia anak nomer tiga dari empat bersaudara, Dan terlahir dari keluarga mualaf.
Adapun Riwayat Pendidikan yang dimiliki adalah sebagai berikut:
Lulus TK Bhayangkari di Jombang tahun 1977
Kemudian melanjutkan ke SDN Sulung 2 Jombang hanya berjalan 2 tahun karena orang tua pindah domisili di rumah sendiri, sebelumnya tinggal di rumah nenek dari ibu Penulis.
Lulus SDN Jombatan 1 di Jombang tahun 1983
Lulus SMPN 2 di Jombang tahun 1986
Lulus SMEA Negeri Jombang tahun 1989
Lulus IKIP Surabaya tahun 1994.
Riwayat Pekerjaan Penulis:
- RA Darussalam Katimoho Menganti Gresik tahun 1992
- MAN Nglawak Kertosono Nganjuk 1994
- BKKBN Kabupaten Jombang
1994 - 2004
- Distributor oleh oleh Haji/Umroh 2006 di Jombang
- Dealer Motor Honda Kertosono tahun 2006 Kabupaten Nganjuk
- Agen Bumiasih Jaya kabupaten Jombang tahun 2006.
- SDI Taman Harapan tahun
2007 - 2010
- SMK Taman Harapan tahun
2010 - 2013
- SMK Galajuara tahun
2013 - 2014
- SMA Galajuara tahun
2013 -. 2014
- SMK Taruna Bangsa tahun 2013 - sekarang
Organisasi yang pernah diikuti :
1. OSIS di SMEA Negeri Jombang tahun 1987
2. Jonggring saloko, organisasi ekstrakulikuler teater di SMEA Negeri Jombang
3. Palang Merah Remaja di organisasi ekstrakurikuler SMEA Negeri Jombang.
4. UKKI Unit Kegiatan Kerohanian Islam IKIP Surabaya tahun
1989-1994
5. Organisasi Nasabrotherhood organisasi ikatan persaudaraan di kalangan yayasan Pendidikan Taruna Bangsa Bekasi sejak tahun 2013
6. Organisasi MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran Kewirausahaan) sejak tahun 2015
7. Gerakan Nasi Jumat (sijum) berbagi nasi dihari Jumat di lingkungan masjid seusai sholat Jumat sejak bulan Desember 2017
8. Organisasi Baitul Maal Inaba sejak bulan Desember 2017
9. Organisasi Majelis Taklim Wirausaha sejak tahun 2017
10. Organisasi UMKM Bekasi Raya sejak tahun 2018
11. Dan lain lainnya yang tidak bisa disebut penulis satu persatu tetapi tidak mengurangi rasa hormatnya seperti yang lain.
2. Pengalaman menarik di UKKI (aktivis masjid kampus)
Lulus SMEA penulis melanjutkan Sekolah di IKIP Negeri Surabaya. Mengambil jurusan Pendidikan Dunia Usaha. Pengalaman pertama jauh dari orang tua dan tinggal di kos Ketintang PTT samping asrama merpati PTT 1. Penulis tinggal se kos dengan Siti dari Mojokerto jurusan geografi Diploma 3, Umi dari malang jurusan seni rupa diploma tiga, Tri geografi S1 domisilinya mojokerto dan masih banyak yang lainnya yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. Penulis pernah diajak kesebuah kajian Islam yg diadakan oleh keputrian UKKI oleh keempat sahabatnya itu. Disanalah penulis menemukan hidayah sehingga penulis memutuskan untuk hijrah dan berhijab. Setelah kejadian itu, Penulis ikut kegiatan ekstrakulikuler di Unit Kegiatan Kerohanian Islam yang sering dikenal UKKI.

Penulis pertama kali belajar huruf Hijaiyah disana semenjak memutuskan untuk hijrah. Setelah khatam buku iqro Penulis mendapatkan amanah untuk jadi mentor Al Barqi di UKKI. Pelaksanaannya sore hari sepulang kuliah. Bagi penulis UKKI merupakan tempat belajar berbagai ilmu dan berorganisasi. Diantaranya kegiatan muktamar yaitu ilmu untuk bermusyawarah mencapai mufakat dengan memilih pengurus organisasi UKKI berikutnya. Penulis mendapatkan ilmu Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), sebagai peserta yg diselenggarakan oleh Kampus UNEJ (Universitas Jember). Penulis juga mengikuti kegiatan Bakti Sosial Mahasiswa di kabupaten Malang dan Bakti Sosial Mahasiswa di desa cermo madiun tahun 1990,

Penulis juga mendapatkan ilmu tarbiyah, Syariah, Siroh Nabi, Fiqh dari kajian kajian yang diikuti di masjid UKKI. Dari UKKI juga Penulis sempat nyantri di pondok pesantren Keputran Surabaya dan Pujon Bimbingan Ustadz Ihya Ulumuddin walau tidak lama. Disana penulis mendapatkan ilmu qurrota a'yun , bulughul maram, Riyadhus Shalihin, Subulus Salam, Penulis selama kuliah dan mengikuti kegiatan UKKI mengalami perputaran 5 generasi yaitu generasi UKKI masa Ketua Umum dari periode :
88-89 A.Fauzi Darminto (alm)
89-90 Japar jurusan Kimia angkatan '88 (Khoirul Anam DH) berasal dari Gresik jurusan Geografi '85
90-91 Fadholi Atmaja jurusan Fisika '88
91-92 Mualifudin jurusan bahasa Inggris '89
92-93 Harun Musa jurusan Fisika '90
Dan Ketua Keputrian UKKI dari periode:
88-89: Ustdzah. Rofiah, berasal dari gresik jurusan Akuntansi angkatan '86
89-90 : Ustdzah. Qomariah. berasal dari Jombang jurusan Geografi angkatan '87
90-91 : Ustdzah. Luluk M. berasal dari Sepanjang jurusan Fisika angkatan '88
91-92 : Ustdzah. Yuliani berasal dari Tulungagung jurusan Pendidikan Dunia Usaha angkatan ;89
Penulis juga sempat bekerja di RA Katimoho sebagai pengajar Di pondok Pesantren Darussalam Katimoho Menganti Gersik selama kurang lebih satu bulan. Penulis pertama kali ke Katimoho diantarkan oleh ustadz Hambali, sekarang adik Ipar dari Ustadzah Yuliani yaitu adik dari ustadz Hanafi.
Selama kuliah penulis mengalami 4 kali pindah kos dari Ketintang PTT 1 ke asrama kos milik pak Cipto di Ketintang Baru, kemudian pindah di Jetis kulon, dan yang terakhir tinggal di Ma'had Ulin Nuha UKKI yang diketuai oleh Ukthi Rofiah, sampai lulus. Penulis kembali ke kampung halamannya di Jombang untuk melanjutkan perjuangannya dalam berdakwah di masyarakat.
Usia 23 Penulis wisuda dan kembali ke kampung halamannya di Jombang. Penulis sempat bekerja sebagai karyawan perpustakaan dan guru komputer di Man Nglawak Kertosono Nganjuk. Kepala sekolah saat itu Bapak H. Isrofil Amar yg juga tetangga rumah penulis di jalan Pattimura Jombang. Beliau selaku tokoh agama di desanya. Penulis sempat tinggal di Pondok Dalem Miftahul 'Ula Nglawak Kertosono Nganjuk dibawah asuhan ibu Nyai Hj. Nur Ainy, istri dari Bapak Alm. K.H. Abdul Fattah Djalalain.
Dua bulan kemudian Penulis resign untuk mengikuti tes di PNS. Usia 23 tepatnya di bulan Agustus 1994 Penulis diterima bekerja di BKKBN Jombang sebagai PNS. Membawahi dua desa yaitu Desa Sumbersari dan Desa Sumberagung Megaluh Jombang.
Umur 25 Penulis menikah dengan Safi'i lelaki berasal dari Lamongan, dikarunia putri pertama Balqis Amalia Fisty Rizqi dan putra kedua bernama Moh. Firdaus Tholaby Fisty Hanafi. Kedua nama tersebut diambilkan dari nama nama pemberian Ustadz Ihya Ulumuddin kepada santrinya yang namanya kurang Islami sebagai penghargaan dan doa untuk santrinya.
Dalam keseharian penulis dibantu oleh asisten rumah tangga yg bernama Tiwi.
Tiwi menangani pengasuhan putra putrinya sejak +- 3 tahun semenjak putra kedua belum lahir. Mengingat penulis banyak terbantukan atas keberadaan beliau selama tinggal bersama Penulis. Apabila pengasuh dalam tulisan ini turut membaca maka diharap segera menghubungi penulis.
Atas suatu hal Penulis resign dari PNS dan memutuskan untuk jadi ibu rumah tangga dan menjalankan usaha di rumah dengan menjadi Distributor Oleh Oleh Haji dan Umroh. Dalam usahanya penulis menyediakan peralatan haji/umroh seperti ihrom, gamis, topi, sendal, sepatu, tambang, koper, ikat pinggang, hijab dan lain lain.
Selain itu penulis juga menyediakan oleh oleh haji/umroh semisal kurma, ZAM zam kismis, teko, cucing, nampan, kacang Arab, fustuh, coklat kerikil, coklat truffle, almond dan lain lain.
Di Usia 35 kondisi rumah tangganya kandas. Penulis bercerai dengan Suami, Saat putrinya baru berumur 9 tahun dan putranya berumur 2 tahun. Penulis mulai banting setir untuk berfikir keras mencari nafkah segala upaya ditempuh dari kerja di dealer Honda, sebagai Agen asuransi di Bumi Asih, kemudian masuk penampungan TKI di Surabaya yang harus berpisah dengan anak anaknya selama 6 bulan.
Selama dipenampungan hidupnya makin ditempa, hidup terasingkan dari situasi dan kondisi luar.
Jauh informasi, jauh keluarga, ibadah dibatasi bahkan nyaris dilarang, menurutnya Ramadhan terberat dalam hidup ketika sahur tidak diijinkan dan buka puasa menunggu majikan makan terlebih dahulu. Sedangkan pekerjaan yang dijalankan nyaris tidak ada istirahat sampai majikan tidur. Majikannya tidur antara jam 1-2 malam dan karyawan harus bangun pukul 3 pagi untuk jalankan pekerjaan seperti biasa. Pekerjaan penulis saat itu membersihkan rumah lantai dua dari nyapu, ngepel, nyuci, jemur, seterika, ngelap seluruh perabot ruangan dan mengurus manula yang sudah jompo. Hikmah yang diperoleh, Penulis merasa berdosa dikala ayahandanya masih hidup, Penulis merasa kurang sabar, ikhlas dalam melayani dan merawat ayahanda sakit 7 tahun sampai beliau tiada.
Untuk itu Penulis lakukan pekerjaan merawat orang jompo tersebut, sebagai tebusannya, bahwa penulis harus lakukan sebagaimana orang tua sendiri. Sambil berlinang air mata Penulis berdoa, "Ya Allah ampunilah hamba mu yang telah lalai dalam merawat orang tua sendiri, Kasihi Beliau, Ya Rabb. Tempatkan beliau ke surgaMu, Ya Allah. Karena Beliau ada, aku bisa terlahir di bumi ini, dan bisa merasakan setiap helaan nafas."
Keluar dari penampungan Penulis hijrah ke Bekasi mengikuti putrinya. Kala itu putrinya diasuh dan di sekolahkan kakak lelaki Penulis yang tinggal di Bekasi.
Awal di Bekasi penulis menumpang dirumah kakak perempuannya. Penulis bekerja jadi binatu, ojeg sekolah dan ojeg wanita untuk memenuhi kehidupan keluarganya.
Enam bulan kemudian penulis mulai bekerja sebagai guru SDI Taman Harapan, sebagai guru kelas IV, kehidupannya mulai membaik. Penulis bersyukur dan memutuskan untuk kontrak rumah petakan didepan masjid Baiturrahman. Usia putrinya kala itu 11 tahun dan putranya 4 tahun. Disini keimanannya tertantang. Penulis dihadapakan dilema di satu sisi penulis mendapat amanah sebagai kepala keluarga untuk mencari nafkah dan disisi lain putranya masih membutuhkan untuk penjagaan dan pengasuhan.
Penulis sempat berfikir keras apabila penulis bekerja dan putrinya sekolah tentunya putranya sendiri dirumah setelah pulang sekolah dari PAUD.
Dalam hati kecilnya tiap kali hendak bekerja penulis berdoa "Ya Allah Ya Rabb Aku bersyukur Kau masih mempercayaiku untuk mengasuh anak anakku. Namun Kau juga mengamanahiku untuk mencari nafkah, maka lindungi anak anakku jaga Dia. Dan aku titipkan kembali mereka selama aku bekerja sampai pulang nanti, Aamiin".
Sebelum bekerja penulis sudah mempersiapkan makanan untuk putra putrinya selama bekerja. Penulis berangkat bekerja jam 6.30 sampai jam 15.00
Kurun waktu 3 tahun berjalan beberapa kejadian telah menimpa putranya, saat harus sendiri di rumah tanpa penjagaan orang dewasa.
Kejadian yang pertama saat putranya dikontrakan sendiri disatroni pencuri masuk melalui jendela. Pencuri itu ngambil uang dagangan dan handphone yang ada di atas meja. Kejadian itu Allah telah menyelamatkan Putra penulis yang bersembunyi dibalik lemari sehingga pencuri tidak mengetahui keberadaannya.
Peristiwa yang kedua saat pulang sekolah putra bungsu Penulis bermain yoyo dengan anak tetangga di depan rumah. Selang beberapa menit yoyo temannya jatuh di sungai seberang jalan depan rumah. Air sungai kondisi penuh kala itu, sehingga anak tetangga menyuruh putra bungsu penulis mengambilnya. Karena putra bungsu penulis menolak, didoronglah tubuh mungilnya ke sungai. Alhamdulillah Allah kembali menyelamatkan putra bungsu penulis melalui tetangga yang melihat kejadian itu.
Kejadian Ketiga putra bungsu penulis menelan uang koin Rp. 500 warna emas di Sekolah. Berawal dari iseng suka masukin benda ke mulut. Tanpa sadar ketelenlah uang itu. Alhamdulillah Allah kembali menyelamatkan Putranya dari rasa sakit karena koin yang mengganjal di tenggorokan bisa digelontor dengan minuman yang penulis berikan. Alhasil uang koin keluar melalui feses tiga hari setelah kejadian.
Usia 39 penulis bisa membeli rumah petakan di gang lori sakti Kaliabang Tengah yang ditempati sampai sekarang. Uang diperoleh dari hasil jual rumah sewaktu tinggal di Jombang Jawa Timur.
Tahun 2010 penulis dimutasi dari SDI Taman Harapan ke SMK Taman Harapan untuk mengajar Administrasi Perkantoran dan kewirausahaan. Tahun 2011 penulis diamanahi mengajar PLH, IPS dan kewirausahaan. Tahun 2012 penulis mengajar administrasi perkantoran dan PLH
Tahun 2013 penulis diamanahi mengajar Sejarah, Administrasi Perkantoran, dan Kewirausahaan. Di SMK Taman Harapan penulis pernah menjadi wali kelas X Administrasi Perkantoran pada Tahun Pelajaran 2010-2011. Wali kelas X Administrasi Perkantoran 1 Tahun Pelajaran 2011-2012. Wali kelas X TKJ 1 Tahun pelajaran 2012-2013. Di SMK Taruna Bangsa diamanahi menjadi pembimbing ekstra kulikuler PMR dari tahun 2011-2013. Adapun kegiatannya meliputi lomba PMR, pemilihan pengurus, pelatihan, demonstrasi, Bakti Karya PMR pada acara LDKS.

Tahun 2013 penulis mengajar di empat sekolah sekaligus yaitu SMK Taman Harapan, SMK Taruna Bangsa SMK Galajuara dan SMA Galajuara untuk memenuhi kebutuhan hidup dan sekolah putra putrinya yang semakin besar. Di SMK Taruna Bangsa penulis mengajar Seni Budaya. Di SMK Galajuara dan SMA Galajuara penulis juga mengajar Seni Budaya. Di SMK Galajuara penulis pernah menjadi wali kelas X TKJ Tahun Pelajaran 2013-2014.
Tahun 2014 penulis resign dari SMK Taman Harapan, dan menggantikannya dengan ngelesin privat 4 orang siswa SD ke rumah rumah.

Tahun berikutnya Penulis resign dari SMK Galajuara dan SMA Galajuara. Penulis coba mulai menjalankan usaha dengan bisnis online. Ilmu yang penulis dapatkan dari hasil melihat channel you tube dengan membuat akun Fanspage dan instagram khusus untuk jualan.
Satu tahun kemudian Penulis Resign dari ngelesin privat. Kemudian aktivitas sehari harinya mengajar di SMK Taruna Bangsa dan menjalankan bisnis online. Bisnis online yang penulis jalani mulai dibranding dengan nama Melfishop. Nama tersebut diambilkan dari nama panggilan putri dan putranya. Amel dan AFI. Mereka merupakan sumber inspirasi dan motivasi bagi penulis.
Di SMK Taruna Bangsa penulis pernah menjadi wali kelas X TKR 4 Tahun Pelajaran 2015-2016, lalu dilanjutkan sebagai wali kelas XI TKR 4 tahun Pelajaran 2016-2017, dilanjutkan lagi sebagai wali kelas XII TKR 4 Tahun Pelajaran 2017-2018.
Tahun pelajaran 2018-2019 penulis menjadi wali kelas di kelas X TKR 2. Kemudian Tahun Pelajaran 2019-2020 penulis melanjutkan menjadi wali kelas XI TKR 2.
Di SMK Taruna Bangsa penulis diamanahi untuk melatih tari di acara pelepasan wisudawan. Sesuai tugas yang diembannya penulis pernah mengajarkan membatik dan membuat sabun di kelas.



'
4. Mimpi dan Harapan di era 4.0
Usia 47 Penulis mulai mengikuti kegiatan sosial untuk mengisi waktu dan mengembangkan jaringan. Dengan mengikuti kegiatan marketing property syariah, berbagi nasi jumat bersama organisasi sijum yang diketuai oleh ibu Siti Rojiah wilayah Bekasi Mandiri. Ngaji sinergi di Baitul maal Inaba yang diketuai oleh Bapak Dewanto selaku pengagas Organisasi tersebut, Majelis Taklim Wirausaha sebuah organisasi Islam yang diprakarsai dari alumni 212 dengan produk yang diciptakan yaitu 212 Mart, Organisasi Ok Oce yang diasuh oleh Bapak Sandiaga Uno dengan tujuan menggerakkan Indonesia maju dengan menumbuhkan entrepreneur baru, wiranesia yang diasuh oleh coach Farhan organisasi ini berdiri dengan tujuan memudahkan memberikan pelatihan pelatihan bagi UMKM yang kesulitan berkembang, ISMEA yang diasuh oleh bapak Trenggono, bapak Sandiaga Uno. dan masih banyak lagi organisasi lain yg penulis ikuti.




Dari salah satu organisasi itu penulis mendapatkan ilmu berkenaan dengan materi pembuatan akun bisnis dan kebaikan teman yang mau membantu membuatkan webside yaitu kang ojon dan kang Yayan Mulyana.
Penulis kenal dengan Kang Ojon di PT. Algira Properti Indonesia. Penulis bergabung di PT Algira Properti Indonesia sebagai marketingnya. Sejak tahun 2016 sampai sekarang.
PT. Algira Properti Indonesia adalah sebuah PT yang menangani tentang perumahan syariah khususnya di wilayah Bogor, Depok dan Tangerang.
Penulis mengenal Kang Yayan Mulyana saat penulis bergabung dalam sebuah organisasi Baitul Maal Inaba. Inaba merupakan kepanjangan dari Istiqomah Amanah dan Barokah. Penulis menjadi salah satu pengurus Baitul Maal Inaba dari tahun 2018. Baitul Maal Inaba berdiri di bulan Desember 2018. Organisasi ini digagas oleh Pak Dewanto yang bertindak sebagai Ketua di BM Inaba. Oraganisasi ini sebagai wujud kepanjangan tangan dari organisasi Bestari Depok yang didirikan oleh Ustadz Supardi Lee. Organisasi ini berdiri dengan tujuan memberantas Riba dan menghalalkan sedekah. Sasaran kami adalah UMKM dan masyarakat yang memiliki keinginan terbebas dari Riba.
Penulis juga ikut serta dalam kegiatan Sijum (Nasi Jumat) pada bulan Desember 2018 penulis mencoba mengkoordinasi para donasi nasi Jumat di wilayah Kaliabang tengah sampai sekarang.


z
Tidak jarang penulis melibatkan siswa dalam pendistribusian nasi Jumat. Pesan moralnya agar generasi muda bisa memiliki jiwa berbagi untuk sesama sejak dini.

Dari kegiatan kegiatan itu penulis dapat menambah berbagai ilmu baik dalam bidang agama, pengetahuan, teknologi, ekonomi, sosial dan budaya.
Hikmah yang didapat dibalik setiap peristiwa yang terjadi, jangan pernah tinggalkan sholat, jangan pernah lupakan Sang Pencipta selaku sutradara terbesar dari lakon yang kita jalankan.
Dari semua ilmu tersebut yang paling berpeluang untuk bisa menyebarkan dakwah sambil berikhtiar untuk menjemput Rizki Allah adalah belajar dan mengajar bisnis online. Apa alasannya? Karena kalau menjual produk secara offline untuk mendapatkan pelanggan sampai mencapai ribuan orang dalam satu hari tidaklah mudah. Namun dengan adanya bisnis online jauh lebih memungkinkan untuk mendapatkan pelanggan sampai puluhan juta bahkan ratusan juta orang per hari.
Pesan moral dari penulis untuk kaum millenial dalam menghadapi era industri 5.0 ini. Jalani masa depan dengan penuh semangat dan optimis. Hadapi tantangan dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta jaringan. Jalankan bisnis online bagi generasi Millenial khususnya para akhwatifillah. Alasannya:
* Bisnis online tidak harus punya modal
* Bisnis online tidak harus punya toko
* Bisnis online tidak harus memiliki barang.
* Bisnis online tidak harus bertemu muka dengan konsumen sehingga bisa dijalani oleh siapa saja dimana saja dan kapan saja.
* Menjalankan bisnis online tidak perlu meninggalkan anak anak dan pekerjaan rumah tangga dalam bekerja. Karena bisnis online dapat dikerjakan sambil mengasuh, mengawasi, mendidik bahkan dapat menyelesaikan pekerjaan rumahnya.
* Menjalankan bisnis sama artinya menjalankan salah satu sunah Rasulullah yang telah mengajarkan umatnya untuk berdagang dari kecil.
* Menjalankan bisnis sama artinya membuka kesembilan pintu Rizki dari Allah.
5. Kritik dan Saran untuk mahasiswa khususnya anggota UKKI di era 5.0
* GAGAL ITU TIDAK HARUS DITAKUTI, karena orang sukses adalah orang yang justru terlalu banyak gagal, dan tidak pernah menyerah
* Sesulit apa pun permasalahan hidup harus dihadapi, dijalani dan diiringi dengan doa.
* Siapa pun Anda jika ingin mendapatkan Rizki dari Allah langkah pertama adalah perbaiki diri setiap saat dan setiap waktu baik terhadap Allah, orang tua, anak, saudara, kerabat, teman, dan orang disekeliling anda.
* Bisnis itu bukan masalah untung dan rugi namun seberapa banyak hidup Anda bermanfaat untuk keluarga dan orang orang disekeliling Anda.