Entri yang Diunggulkan

Cara Pemakaian Difusser2 April 2020

Cara Pemakaian Difusser2 April 2020 Tags: Perjalanan Perjalanan Hidup Perjalanan Dakwah Perjalanan Karier Perjuangan  Perjuangan Hidup Perj...

Sabtu, 13 Juni 2020

Cara Pemakaian Difusser2 April 2020


Cara Pemakaian Difusser2 April 2020

Tags:

Perjalanan

Perjalanan Hidup

Perjalanan Dakwah

Perjalanan Karier

Perjuangan 

Perjuangan Hidup

Perjuangan Dakwah

Perjuangan Karier

Riwayat

Riwayat Hidup

Riwayat Dakwah

Riwayat Karier

Sejarah

Sejarah Dakwah

Sejarah Hidup

Sejarah Karier

Cerita

Cerita kehidupan

Cerita Dakwah

Cerita Karier

Kisah 

Kisah Hidup

Kisah Dakwah

Kisah Karir

Renungan

Renungan Hidup

Renungan Dakwah

Renungan Karier

Kiat Khusus

Segar Cerah dengan Spirulina Challenge



Segar Cerah dengan Spirulina Challenge


Tags:

Perjalanan

Perjalanan Hidup

Perjalanan Dakwah

Perjalanan Karier

Perjuangan 

Perjuangan Hidup

Perjuangan Dakwah

Perjuangan Karier

Riwayat

Riwayat Hidup

Riwayat Dakwah

Riwayat Karier

Sejarah

Sejarah Dakwah

Sejarah Hidup

Sejarah Karier

Cerita

Cerita kehidupan

Cerita Dakwah

Cerita Karier

Kisah 

Kisah Hidup

Kisah Dakwah

Kisah Karir

Renungan

Renungan Hidup

Renungan Dakwah

Renungan Karier

Kiat Khusus


Kamis, 04 Juni 2020

Perjalanan Dakwah seorang ukhti


Perjalanan Dakwah seorang Ukhti



Perjalanan Dakwah seorang Ukhti

1. Biodata Penulis    
Terlahir di Jombang, 15 Maret 1971, kini bertempat tinggal di Kaliabang Tengah Bekasi Utara.  Lahir dari seorang ibu yang bernama Siti Rahayu selaku ibu rumah tangga. Ayahnya bernama Saleh Basoeki pensiunan pegawai negeri sipil. Dia anak nomer tiga dari empat bersaudara, Dan terlahir dari keluarga mualaf.

Adapun Riwayat Pendidikan yang dimiliki adalah sebagai berikut: 
Lulus TK Bhayangkari di Jombang tahun 1977
Kemudian melanjutkan ke SDN Sulung 2 Jombang hanya berjalan 2 tahun karena orang tua pindah domisili di rumah sendiri, sebelumnya tinggal di rumah nenek dari ibu Penulis.
Lulus SDN Jombatan 1 di Jombang tahun 1983
Lulus SMPN 2 di Jombang tahun 1986
Lulus SMEA Negeri Jombang tahun 1989
Lulus IKIP Surabaya tahun 1994.

Riwayat Pekerjaan Penulis: 
- RA Darussalam Katimoho Menganti Gresik tahun 1992
- MAN Nglawak Kertosono Nganjuk 1994
- BKKBN Kabupaten Jombang 1994 - 2004
- Distributor oleh oleh Haji/Umroh 2006 di Jombang
- Dealer Motor Honda Kertosono tahun 2006 Kabupaten Nganjuk  
- Agen Bumiasih Jaya kabupaten Jombang tahun 2006.
- SDI Taman Harapan tahun 2007 - 2010
- SMK Taman Harapan tahun 2010 - 2013
- SMK Galajuara tahun 2013 - 2014
- SMA Galajuara tahun 2013 -. 2014
- SMK Taruna Bangsa tahun 2013 - sekarang

Organisasi yang pernah diikuti :
1. OSIS di SMEA Negeri Jombang tahun 1987
2. Jonggring saloko, organisasi ekstrakulikuler teater di SMEA Negeri Jombang
3. Palang Merah Remaja di organisasi ekstrakurikuler SMEA Negeri Jombang.
4. UKKI Unit Kegiatan Kerohanian Islam IKIP Surabaya tahun 1989-1994
5. Organisasi Nasabrotherhood organisasi ikatan persaudaraan di kalangan yayasan Pendidikan Taruna Bangsa Bekasi sejak tahun 2013
6. Organisasi MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran Kewirausahaan) sejak tahun 2015
7. Gerakan Nasi Jumat (sijum) berbagi nasi dihari Jumat di lingkungan masjid seusai sholat Jumat sejak bulan Desember 2017
8. Organisasi Baitul Maal Inaba sejak bulan Desember 2017
9. Organisasi Majelis Taklim Wirausaha sejak tahun 2017
10. Organisasi UMKM Bekasi Raya sejak tahun 2018
11. Dan lain lainnya yang tidak bisa disebut penulis satu persatu tetapi tidak mengurangi rasa hormatnya seperti yang lain.

2. Pengalaman menarik di UKKI (aktivis masjid kampus)

Lulus SMEA penulis melanjutkan Sekolah   di IKIP Negeri Surabaya. Mengambil jurusan Pendidikan Dunia Usaha. Pengalaman pertama jauh dari orang tua dan tinggal di kos Ketintang PTT samping asrama merpati PTT 1. Penulis tinggal se kos dengan Siti dari Mojokerto jurusan geografi Diploma 3, Umi dari malang jurusan seni rupa diploma tiga, Tri geografi S1 domisilinya mojokerto dan masih banyak yang lainnya yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. 


Penulis pernah diajak kesebuah kajian Islam yg diadakan oleh keputrian UKKI oleh keempat sahabatnya itu. Disanalah penulis menemukan hidayah sehingga penulis memutuskan untuk hijrah dan berhijab. Setelah kejadian itu, Penulis  ikut kegiatan ekstrakulikuler di Unit Kegiatan Kerohanian Islam yang sering dikenal UKKI. 

Kegiatan Keputrian


Penulis pertama kali belajar huruf Hijaiyah disana semenjak memutuskan untuk hijrah. Setelah khatam buku iqro Penulis mendapatkan amanah untuk jadi mentor Al Barqi di UKKI. Pelaksanaannya sore hari sepulang kuliah.  Bagi penulis UKKI merupakan tempat  belajar berbagai ilmu dan berorganisasi.  Diantaranya kegiatan muktamar yaitu ilmu untuk bermusyawarah mencapai mufakat dengan memilih pengurus organisasi UKKI berikutnya. Penulis mendapatkan ilmu  Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa  (LDKS), sebagai peserta yg diselenggarakan oleh Kampus  UNEJ (Universitas Jember). Penulis juga mengikuti kegiatan Bakti Sosial Mahasiswa di kabupaten Malang dan Bakti Sosial Mahasiswa di desa cermo madiun tahun 1990.

BKM di Malang

BKM Cermo

Penulis juga mendapatkan ilmu  tarbiyah, Syariah, Siroh Nabi, Fiqh  dari kajian kajian yang diikuti di masjid UKKI. Dari UKKI juga Penulis sempat nyantri di pondok pesantren Keputran Surabaya dan Pujon Bimbingan Ustadz Ihya Ulumuddin walau tidak lama. Penulis ngaji di Keputran tiap hari Kamis ba'da ashzar sampai menjelang Maghrib. Disana penulis mendapatkan ilmu qurrota a'yun , bulughul maram, Riyadhus Shalihin, Subulus Salam, Penulis selama kuliah dan mengikuti kegiatan UKKI mengalami perputaran 5 generasi yaitu generasi UKKI masa Ketua Umum dari periode :

88-89 A.Fauzi Darminto (alm)  
89-90 Japar jurusan Kimia angkatan '88 (Khoirul Anam DH) berasal dari Gresik jurusan Geografi '85
90-91 Fadholi Atmaja jurusan Fisika '88
91-92 Mualifudin jurusan bahasa Inggris '89
92-93 Harun Musa jurusan Fisika '90


Tabuis IV UKKI


Ketua Keputrian UKKI dari periode:


88-89:  Ustdzah. Rofiah, berasal dari gresik jurusan Akuntansi angkatan '86

89-90 : Ustdzah. Qomariah. berasal dari Jombang jurusan Geografi angkatan '87

90-91 : Ustdzah. Luluk M. berasal dari Sepanjang jurusan Fisika angkatan '88

91-92 : Ustdzah. Yuliani berasal dari Tulungagung jurusan Pendidikan Dunia Usaha angkatan '89


Penulis juga sempat bekerja di RA Katimoho sebagai pengajar Di pondok Pesantren Darussalam Katimoho Menganti Gersik selama kurang lebih satu bulan. Penulis pertama kali ke Katimoho dapat informasi dari ustadz Hambali, sekarang adik Ipar dari Ustadzah Yuliani yaitu adik dari ustadz Hanafi.

Selama kuliah penulis mengalami 4 kali pindah kos dari Ketintang PTT 1 ke asrama kos milik pak Cipto di Ketintang Baru, kemudian pindah di Jetis kulon, dan yang terakhir tinggal di Ma'had Ulin Nuha UKKI yang diketuai oleh Ukthi Rofiah, sampai lulus. Penulis kembali ke kampung halamannya di Jombang untuk melanjutkan perjuangannya dalam berdakwah di masyarakat.


3. Perjalanan dakwah dan hal yang menginspirasi saat menjadi (perjalanan karier)

Usia 23 Penulis wisuda dan kembali ke kampung halamannya di Jombang. Penulis sempat bekerja sebagai karyawan  perpustakaan dan guru komputer di Man Nglawak Kertosono Nganjuk. Kepala sekolah saat itu Bapak H. Isrofil Amar yg juga tetangga rumah penulis di jalan Pattimura Jombang.  Beliau selaku tokoh agama di desanya. Penulis sempat tinggal di Pondok Dalem Miftahul 'Ula Nglawak Kertosono Nganjuk dibawah asuhan ibu Nyai Hj. Nur Ainy, istri dari Bapak Alm. K.H. Abdul Fattah Djalalain.



Dua bulan kemudian Penulis resign untuk mengikuti tes di PNS. Usia 34 tepatnya di bulan Agustus 1994 Penulis diterima bekerja di BKKBN Jombang sebagai PNS. Membawahi dua desa yaitu Desa yaitu desa Sumbersari dan Desa Sumberagung Megaluh Jombang.




Keluarga Kecil Penulis

Keluarga Kecil Penulis bersama menantu dan cucu pertama

Di usia 25 Penulis menikah dengan seorang lelaki  berasal dari Lamongan, dikarunia putri pertama Balqis Amalia Fisty Rizqi dan putra kedua bernama Moh. Firdaus Tholaby Fisty Hanafi. Kedua nama tersebut diambilkan dari nama nama pemberian Ustadz Ihya Ulumuddin kepada santrinya yang namanya kurang Islami sebagai penghargaan dan doa untuk santrinya


Dalam keseharian penulis dibantu oleh asisten rumah tangga yg bernama Tiwi.

Tiwi menangani pengasuhan putra putrinya sejak +- 3 tahun semenjak satu tahun sebelum kelahiran putra kedua. Mengingat penulis banyak terbantukan atas keberadaan beliau selama tinggal bersama Penulis. Apabila pengasuh dalam  tulisan ini turut membaca maka diharap segera menghubungi penulis. Karena penulis merindukannya sejak lama.

Atas suatu hal Penulis resign dari PNS dan memutuskan untuk jadi ibu rumah tangga dan menjalankan usaha di rumah dengan menjadi  Distributor Oleh Oleh Haji dan Umroh. Dalam usahanya penulis menyediakan peralatan haji/umroh seperti ihrom, gamis, topi, sendal, sepatu, tambang, koper, ikat pinggang, hijab dan lain lain.

Selain itu penulis juga menyediakan oleh oleh haji/umroh semisal kurma, ZAM zam kismis, teko, cucing, nampan, kacang Arab, fustuh, coklat kerikil, coklat truffle, almond dan lain lain.


Di Usia 35 kondisi rumah tangganya kandas. Penulis bercerai dengan Suami, Saat putrinya baru berumur 9 tahun dan putranya berumur 2 tahun. Penulis mulai banting setir untuk berfikir keras mencari nafkah segala upaya ditempuh dari kerja di dealer Honda, sebagai Agen asuransi di Bumi Asih dan masuk penampungan tenaga kerja wanita di surabaya untuk beberapa bulan. Karena dirasa usahanya mencari nafkah kurang berhasil beberapa bulan kemudian penulis memutuskan keluar dari penampungan untuk hijrah.

Penulis hijrah ke Bekasi mengikuti putrinya. Kala itu putrinya diasuh dan di sekolahkan kakak lelaki  Penulis yang tinggal di Bekasi.


Awal di Bekasi penulis menumpang dirumah kakak perempuannya. Penulis bekerja jadi binatu, ojeg sekolah dan ojeg wanita untuk memenuhi kehidupan keluarganya.


Enam bulan kemudian penulis mulai bekerja sebagai guru SDI Taman Harapan, sebagai guru kelas IV, kehidupannya mulai membaik. Penulis bersyukur dan memutuskan untuk kontrak rumah petakan didepan masjid Baiturrahman. Usia putrinya kala itu 11 tahun dan putranya 4 tahun.

Tahun 2010 penulis dimutasi dari SDI Taman Harapan ke SMK Taman Harapan untuk mengajar Administrasi Perkantoran dan kewirausahaan. Tahun 2011 penulis diamanahi mengajar PLH, IPS dan kewirausahaan. Tahun 2012 penulis mengajar administrasi perkantoran dan PLH

Tahun 2013 penulis diamanahi mengajar Sejarah, Administrasi Perkantoran, dan Kewirausahaan. Di SMK Taman Harapan penulis pernah menjadi wali kelas X Administrasi Perkantoran pada Tahun Pelajaran 2010-2011. Wali kelas X Administrasi Perkantoran 1 Tahun Pelajaran 2011-2012. Wali kelas X TKJ 1 Tahun pelajaran 2012-2013. Di SMK Taruna Bangsa diamanahi menjadi pembimbing ekstra kulikuler PMR dari tahun 2011-2013. Adapun kegiatannya meliputi lomba PMR, pemilihan pengurus, pelatihan, demonstrasi, Bakti Karya PMR pada acara LDKS.

Bakti Karya PMR

Bakti Karya PMR

Pelantikan Pengurus PMR

Tahun 2013 penulis mengajar di empat sekolah sekaligus yaitu SMK Taman Harapan,  SMK Taruna Bangsa SMK Galajuara dan SMA Galajuara untuk memenuhi kebutuhan hidup dan sekolah putra putrinya yang semakin besar. Di  SMK Taruna Bangsa penulis mengajar Seni Budaya. Di SMK Galajuara dan SMA Galajuara penulis juga mengajar Seni Budaya. Di SMK Galajuara penulis pernah menjadi wali kelas X TKJ Tahun Pelajaran 2013-2014

Kegiatan Seni Musik
Kegiatan Seni Musik

Tahun 2014 penulis resign dari SMK Taman Harapan, dan menggantikannya dengan ngelesin privat 4 orang siswa SD ke rumah rumah.



Tahun berikutnya Penulis resign dari SMK Galajuara dan SMA Galajuara. Penulis coba mulai menjalankan usaha dengan bisnis online. Ilmu yang penulis dapatkan dari hasil melihat channel you tube dengan membuat akun Fanspage dan instagram khusus untuk jualan.


Satu tahun kemudian Penulis Resign dari ngelesin privat. Kemudian aktivitas sehari harinya mengajar di SMK Taruna Bangsa dan menjalankan bisnis online. Bisnis online yang penulis jalani mulai dibranding dengan nama Melfishop. Nama tersebut diambilkan dari nama panggilan putri dan putranya. Amel dan AFI. Mereka merupakan sumber inspirasi dan motivasi bagi penulis.


Di SMK Taruna Bangsa penulis pernah menjadi wali kelas X TKR 4 Tahun Pelajaran 2015-2016, lalu dilanjutkan sebagai wali kelas XI TKR 4 tahun Pelajaran 2016-2017, dilanjutkan lagi sebagai wali kelas XII TKR 4  Tahun Pelajaran 2017-2018

Wisudawan XII TKR 4
Calon Wisudawan XII TKR 4

Hari Kartini bersama Klas XI TKR 4


Tahun pelajaran 2018-2019 penulis menjadi wali kelas di kelas X TKR 2. Kemudian Tahun Pelajaran 2019-2020 dengan sistem pengajaran Daring di masa Pandemi penulis melanjutkan menjadi wali kelas XI TKR 2. Tahun pelajaran 2020-2021 penulis melanjutkan menjadi wali kelas XII TKR 2. 


Siswa klas x TKR 2. T.P 2018-2019

Tahun pelajaran 2021-2022 penulis kembali diamanahi menjadi wali kelas di kelas x TKR 2. Dengan jumlah siswa awal masuk 35 kemudian pindah satu orang ke SMA tinggal 34 siswa



Di SMK Taruna Bangsa penulis diamanahi untuk melatih tari di acara pelepasan wisudawan sebagai seksi acara.

Pelepasan wisudawan T.P. 2017-2018

Pelepasan wisudawan T.P. 2018-2019

Behind the scene




Sesuai tugas yang diembannya penulis pernah mengajarkan membatik dan membuat sabun di kelas.

Praktik pembuatan sabun
Praktik membatik

Praktik membatik

                                 
Di Usia 47 Penulis mulai mengikuti kegiatan sosial dalam mengembang dakwah Islam. Diantaranya mengikuti kegiatan marketing property syariah, berbagi nasi jumat bersama organisasi sijum yang diketuai oleh ibu Siti Rojiah wilayah Bekasi Mandiri. Ngaji sinergi di Baitul maal Inaba yang diketuai oleh Bapak Dewanto selaku pengagas Organisasi tersebut, Majelis Taklim Wirausaha sebuah organisasi Islam yang diprakarsai dari alumni 212 dengan produk yang diciptakan yaitu 212 Mart, Organisasi Ok Oce yang diasuh oleh Bapak Sandiaga Uno dengan tujuan menggerakkan Indonesia maju dengan menumbuhkan entrepreneur baru, wiranesia yang diasuh oleh coach Farhan organisasi ini berdiri dengan tujuan memudahkan memberikan pelatihan pelatihan bagi UMKM yang kesulitan berkembang, ISMEA yang diasuh oleh bapak Trenggono, bapak Sandiaga Uno. dan  masih banyak lagi organisasi lain yg penulis ikuti.


Bersama Bapak Sandiaga Uno
Dalam kegiatan ISMEA


Bersama Bapak Sandiaga Uno

Bersama Bapak Indra Uno 


Bersama Bapak Happy Trenggono


Dari salah satu organisasi itu penulis mendapatkan ilmu berkenaan dengan materi pembuatan akun bisnis dan kebaikan teman yang mau membantu membuatkan webside yaitu kang ojon dan kang Yayan Mulyana. Kenal Kang Ojon dari PT Algira Property, kala itu penulis jadi salah satu marketingnya.


Kegiatan Inaba di Kopi Oey

Kegiatan Inaba di Kopi Oey


Penulis mengenal Kang Yayan Mulyana saat penulis bergabung dalam sebuah organisasi Baitul Maal Inaba. Inaba merupakan kepanjangan dari Istiqomah Amanah dan Barokah. Penulis menjadi salah satu pengurus Baitul Maal Inaba dari tahun 2018. Baitul Maal Inaba berdiri di bulan Desember 2018. Organisasi ini digagas oleh Pak Dewanto yang bertindak sebagai Ketua di BM Inaba. Oraganisasi ini sebagai wujud kepanjangan tangan dari organisasi Bestari Depok yang didirikan oleh Ustadz Supardi Lee. Organisasi ini berdiri dengan tujuan memberantas Riba dan menghalalkan sedekah. Sasaran kami adalah UMKM dan masyarakat yang memiliki keinginan terbebas dari Riba.


Acara Halal Bihalal bersama Organisasi Sijum
Halal Bihalal bersama Sijum

Pelaksanaan Sijum (Nasi Jumat)

Penulis juga ikut serta dalam kegiatan Sijum (Nasi Jumat) pada bulan Desember 2018 penulis mencoba mengkoordinasi para donasi nasi Jumat di wilayah Kaliabang tengah sampai sekarang.


Distribusi Nasi Jumat
Distribusi Nasi Jumat


Tidak jarang penulis melibatkan siswa dalam pendistribusian nasi Jumat. Pesan moralnya agar generasi muda bisa memiliki jiwa berbagi untuk sesama sejak dini.

Kegiatan di Rumah Quran


Dari semua kegiatan itu penulis dapat menambah persaudaraan, dan menjalin silaturahmi antar sesama. Dan dapat mengamalkan ilmu yang dimilikinya untuk kemaslahatan umat.


Akhir cerita, perjalanan dakwah penulis lambat laun makin lebih baik bukan hanya karena usaha keras penulis, tapi juga berkat  doa dari anak-anak yang menjadi permata hati. Penulis jadi pendidik yang terus berusaha menanamkan dinul islam pada generasi muda. Agar kelak menjadi penerus perjuangan penulis untuk memakmurkan masjid dan penolong agama Allah.


Waallaahua'lam bishoab,



Tags:

Perjalanan

Perjalanan Hidup

Perjalanan Dakwah

Perjalanan Karier

Perjuangan 

Perjuangan Hidup

Perjuangan Dakwah

Perjuangan Karier

Riwayat

Riwayat Hidup

Riwayat Dakwah

Riwayat Karier

Sejarah

Sejarah Dakwah

Sejarah Hidup

Sejarah Karier

Cerita

Cerita kehidupan

Cerita Dakwah

Cerita Karier

Kisah 

Kisah Hidup

Kisah Dakwah

Kisah Karir

Renungan

Renungan Hidup

Renungan Dakwah

Renungan Karier

Kiat Khusus



Minggu, 24 Mei 2020

8 Kiat Khusus Membuat Kue-Kue Lebaran Terbaru


8 Kiat Khusus Membuat Kue-Kue Lebaran Terbaru

1. Proses mentega dan gula di mixer

Mentega dan gula yang biasa digunakan untuk produksi dipanggang. Untuk menghasilkan adonan renyah,
kedua bahan ini dimixer sampai putih dan mengembang. Seringkali, dalam rangka mempercepat pembuatan kue, orang mengambil bahan yang berbeda sebelum adonan putih. Kue yang dihasilkan tidak serenyah yang diharapkan.


2. Gunakan mentega dingin

Mentega dikocok tanpa dilelehkan terlebih dahulu . Orang sering mencair mentega dengan asumsi bahwa hal itu dapat dengan cepat dicampur dengan bahan lainnya. Tetapi disarankan menggunakan mentega dingin.
Ini mempengaruhi kerenyahan kue . Kalau mempergunakan  mentega cair kue jadi tidak renyah,

. 3. Suhu standar 150-170 derajat Celcius

Penggunaan tanur listrik dikendalikan bisa jauh lebih mudah daripada suhu kompor. Dalam kue rangka suhu umum 150 sampai 170 derajat Celcius digunakan
Suhu oven terlalu panas, bagian luar kue kering, tetapi untuk di bagian basah. Cookies dengan ketebalan 1-2 cm, suhu ini sangat ideal.

4.Ttepung Selalu diayak

Tepung harus selalu disaring tepung, karena ini penting,.
Tepung yang dijual di pasar dianggap sudah bisa langsung digunakan, tetapi harus disaring sebelumnya. Ini digunakan tepung terigu untuk membuat agar kue yang dihasilkan yang renyah tapi meleleh di mulut..


. 5. Pilih bahan yang tepat

Penggunaan bahan terbaik juga akan mempengaruhi rasa dan penampilan dari kue. Misalnya, produk roti, selain menggunakan keju cheddar kastangel, Farid mengusulkan menambahkan Edam.

"Edam keju meleleh dan terasa enggak terlalu asin," kata Farid. Penggunaan coklat juga harus menggunakan cokelat hitam dengan tingkat tinggi lebih dari 68 persen.

6. Simpan kue di kulkas

Kue-kue yang sudah jadi harus disimpan dalam wadah kedap udara. penyimpanan yang tepat dapat dapat membuat kue bertahan sampai satu tahun. Perlu diingat cookie di kulkas dengan asumsi mengambil kerenyahannya kue itu justru sebaliknya dapat menyerap kelembaban.

Kue tidak renyah karena ditempatkan dalam kelembaban  lemari es. Simpan di kaca kedap udara, diserap jika perlu, kasih silika gel, .

7. Olesi kuning telur setelah dipanggang setengah matang
Jika semacam menciptakan kue kering, Anda harus menerapkan kuning telur di atas kue. harus resep kue yang kuning diterapkan adalah nastar dan Kastengel.

Sekitar olesan kuning cerah dan memperoleh mengkilap, kuning telur berlaku jika kue dipanggang setengah matang.

Baking kue sebelum pengeringan sampai setengah matang, lalu keluarkan dari oven kasih kuning telur  baru dipanggang lagi,.

Apabila Pertama kalinya diolesi langsung di oven sampai matang, maka lapisan kuning telur akan terlalu hangus. Sebaliknya, jika kuning telur menguning kue itu belum matang"

8. Kocok terlalu lama
Ada kalanya Anda termotivasi terlalu kuat dan lama dalam mengocok adonan kue kering sampai halus dan benar-benar putih. Tapi hati-hati, mengocok adonan harus ada aturan.
Jangan dikocok terlalu lama. Jika adonan dikocok terlalu lama hasilnya kue tidak akan renyah,




Tags:

Perjalanan

Perjalanan Hidup

Perjalanan Dakwah

Perjalanan Karier

Perjuangan 

Perjuangan Hidup

Perjuangan Dakwah

Perjuangan Karier

Riwayat

Riwayat Hidup

Riwayat Dakwah

Riwayat Karier

Sejarah

Sejarah Dakwah

Sejarah Hidup

Sejarah Karier

Cerita

Cerita kehidupan

Cerita Dakwah

Cerita Karier

Kisah 

Kisah Hidup

Kisah Dakwah

Kisah Karir

Renungan

Renungan Hidup

Renungan Dakwah

Renungan Karier

Kiat Khusus



Jumat, 22 Mei 2020

Dagang itu bukan perkara laku sedikit atau banyak..





Dagang itu bicara tentang mental..


Mental bahwa dagang :

Tak selalu laku,
Tak selalu mulus..
Kadang sepi pembeli..
Kadang ramai pembeli..
Kadang untung banyak
Kadang untung dikit..
Seringkali juga rugi banyak..😊

Tapiii....
Seni berdagang tetaplah indah...

Saat laku...
Rejeki itu derasnya sederas air hujan yang paling deraas...☺

Tapiii...

Saat sepi...
Sepinya seperti kemarau yang kering, sekering kerontang...

Juga hening...😕

Dan inilah yang mesti dijalani, bagaimana pun Allah menentukan takdir-Nya

Dan yang harus terus diyakini adalah:

Inilah jalan nafkah...

Yang terkandung berlimpah di dalamnya banyak berkah...

Inilah jalan nafkah..

Yang bisa memperbanyak teman & menambah kawan juga menjalin tali siraturrohim yang erat agar sehati..

Inilah jalan nafkah...

Yang Rasul dan para Sahabat melakukannya...

Inilah jalan nafkah,
Yang 9 pintunya terbuka..

Untuk mereka yang mau bersusah payah tanpa keluh kesah...

Dan juga yang mesti diingat..

Harta hasil dagang, bukanlah kekayaan apa yang bisa kita belanjakan...

Tapi...

Sebesar apa dari harta itu bisa bermanfaat untuk membahagiakan keluarga juga orang lain..

Karena kebahagiaan hakikatnya adalah saat kita mampu membahagiakan keluarga juga orang lain...

Semakin banyak uang yang kita kumpulkan, semakin banyak orang yang bisa kita bahagiakan...

Jadi...

Teruslah berdagang...

Teruslah memburu omzet juga profit tentu juga sedekah yang banyak...

Sedikit banyak hasil yang di dapat tetap indah, karena itu adalah seni berdagang...

Sepinya hasil dagangan, memberikan kita pahala bersabar.

Larisnya dagangan, memberikan kita ladang pahala bersyukur..😇😇

🔥🔥💪🏻💪🏻


Tags:

Perjalanan

Perjalanan Hidup

Perjalanan Dakwah

Perjalanan Karier

Perjuangan 

Perjuangan Hidup

Perjuangan Dakwah

Perjuangan Karier

Riwayat

Riwayat Hidup

Riwayat Dakwah

Riwayat Karier

Sejarah

Sejarah Dakwah

Sejarah Hidup

Sejarah Karier

Cerita

Cerita kehidupan

Cerita Dakwah

Cerita Karier

Kisah 

Kisah Hidup

Kisah Dakwah

Kisah Karir

Renungan

Renungan Hidup

Renungan Dakwah

Renungan Karier

Kiat Khusus

Kamis, 23 April 2020

Bisnis Tidak Harus Memakai Modal Uang

Bisnis tidak harus memakai modal uang. "Kok bisa ?"  Pertanyaan itu yang sering terlontar bila saya mengatakan bisnis tidak harus memakai modal uang. Ya karena bisnis bisa diawali dengan memakai modal orang lain, atau barang orang lain, atau bisnis orang lain atau  ilmu orang lain. Bisnis itu adalah Amati, Tirukan, dan Modifikasi.

Bagaimana caranya ? Itu gampang, ....apa dulu yang jadi passion pilihanmu? Kalau sudah ketemu cari orang yang mau support produk untuk dibantu jualin, kalau belum ketemu g usah pesimis, cari aja blog yang menjual produk sesuai passion mu semisal fashion. Kalau sudah ketemu, langkah berikutnya cari no WhatsApp di blogger nya.

Lalu minta ijinlah untuk menjadi reseller/dropship nya kalau diijinkan maka langkah berikutnya copy semua gambar fashion berikut keterangannya tinggal kamu Mark up harganya. Share pada akun media sosial yang Kamu miliki. Lakukan tiap hari secara rutin dijam yg sama yaitu jam 9.00 -10.00 12.00-13.0015.00-16.0020.00-21.00.

Apabila ada yg chat menanyakan produk jawab dengan penuh keyakinan bahwa itu merupakan bisnismu. Lakukan komunikasi dengan pemilik barang sebelum menjawab pertanyaan calon konsumen, dan beri respon jangan terlalu lama.

Apabila produk yg diinginkan ada maka langkah selanjutnya tanyakan alamat calon konsumen untuk menanyakan ongkos kirim dari tempat pengiriman produknya. Kalau sudah tahu ongkos kirimnya, langkah berikutnya kasih no rek bank kamu (pastikan jangan dicampur dengan rekening pribadi, untuk mencegah terjadinya pishing) ke calon pembeli kalau mau transfer uang produk (harga produk yang sudah di Mark up terlebih dahulu) dan ongkos kirimnya.

Kalau calon pembeli SDH mengirimkan bukti transfer lakukan pengecekan ke ATM terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya penipuan. Kalau sudah pasti masuk uang yang ditransfer calon pembeli maka segera hubungi suplyer untuk segra mengirim produk sembari memberikan bukti transfer dari rekening bisnis mu, ke rek suplyer.

Mintalah bukti pengiriman barang atau resi pengiriman kepada suplyer untuk bukti bagi calon pembeli. Sehingga pembeli dapat mengecek sampai dimana produk yg diorder berada.




Tags:

Perjalanan

Perjalanan Hidup

Perjalanan Dakwah

Perjalanan Karier

Perjuangan 

Perjuangan Hidup

Perjuangan Dakwah

Perjuangan Karier

Riwayat

Riwayat Hidup

Riwayat Dakwah

Riwayat Karier

Sejarah

Sejarah Dakwah

Sejarah Hidup

Sejarah Karier

Cerita

Cerita kehidupan

Cerita Dakwah

Cerita Karier

Kisah 

Kisah Hidup

Kisah Dakwah

Kisah Karir

Renungan

Renungan Hidup

Renungan Dakwah

Renungan Karier

Kiat Khusus

Selasa, 03 Januari 2017

Perjalanan Hidupku



Perjalanan Hidupku

Perjalanan Hidupku

1. Biodata Penulis   
Terlahir di Jombang, 15 Maret 1971, kini bertempat tinggal di Kaliabang Tengah Bekasi Utara.  Lahir dari seorang ibu yang bernama Siti Rahayu selaku ibu rumah tangga. Ayahnya bernama Saleh Basoeki pensiunan pegawai negeri sipil. Dia anak nomer tiga dari empat bersaudara, Dan terlahir dari keluarga mualaf.

Adapun Riwayat Pendidikan yang dimiliki adalah sebagai berikut:
Lulus TK Bhayangkari di Jombang tahun 1977
Kemudian melanjutkan ke SDN Sulung 2 Jombang hanya berjalan 2 tahun karena orang tua pindah domisili di rumah sendiri, sebelumnya tinggal di rumah nenek dari ibu Penulis.
Lulus SDN Jombatan 1 di Jombang tahun 1983
Lulus SMPN 2 di Jombang tahun 1986
Lulus SMEA Negeri Jombang tahun 1989
Lulus IKIP Surabaya tahun 1994.

Riwayat Pekerjaan Penulis:
- RA Darussalam Katimoho Menganti Gresik tahun 1992
- MAN Nglawak Kertosono Nganjuk 1994
- BKKBN Kabupaten Jombang 1994 - 2004
- Distributor oleh oleh Haji/Umroh 2006 di Jombang
- Dealer Motor Honda Kertosono tahun 2006 Kabupaten Nganjuk  
- Agen Bumiasih Jaya kabupaten Jombang tahun 2006.
- SDI Taman Harapan tahun 2007 - 2010
- SMK Taman Harapan tahun 2010 - 2013
- SMK Galajuara tahun 2013 - 2014
- SMA Galajuara tahun 2013 -. 2014
- SMK Taruna Bangsa tahun 2013 - sekarang

Organisasi yang pernah diikuti :
1. OSIS di SMEA Negeri Jombang tahun 1987
2. Jonggring saloko, organisasi ekstrakulikuler teater di SMEA Negeri Jombang
3. Palang Merah Remaja di organisasi ekstrakurikuler SMEA Negeri Jombang.
4. UKKI Unit Kegiatan Kerohanian Islam IKIP Surabaya tahun 1989-1994
5. Organisasi Nasabrotherhood organisasi ikatan persaudaraan di kalangan yayasan Pendidikan Taruna Bangsa Bekasi sejak tahun 2013
6. Organisasi MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran Kewirausahaan) sejak tahun 2015
7. Gerakan Nasi Jumat (sijum) berbagi nasi dihari Jumat di lingkungan masjid seusai sholat Jumat sejak bulan Desember 2017
8. Organisasi Baitul Maal Inaba sejak bulan Desember 2017
9. Organisasi Majelis Taklim Wirausaha sejak tahun 2017
10. Organisasi UMKM Bekasi Raya sejak tahun 2018
11. Dan lain lainnya yang tidak bisa disebut penulis satu persatu tetapi tidak mengurangi rasa hormatnya seperti yang lain.

2. Pengalaman menarik di UKKI (aktivis masjid kampus)


Lulus SMEA penulis melanjutkan Sekolah   di IKIP Negeri Surabaya. Mengambil jurusan Pendidikan Dunia Usaha. Pengalaman pertama jauh dari orang tua dan tinggal di kos Ketintang PTT samping asrama merpati PTT 1. Penulis tinggal se kos dengan Siti dari Mojokerto jurusan geografi Diploma 3, Umi dari malang jurusan seni rupa diploma tiga, Tri geografi S1 domisilinya mojokerto dan masih banyak yang lainnya yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. Penulis pernah diajak kesebuah kajian Islam yg diadakan oleh keputrian UKKI oleh keempat sahabatnya itu. Disanalah penulis menemukan hidayah sehingga penulis memutuskan untuk hijrah dan berhijab. Setelah kejadian itu, Penulis  ikut kegiatan ekstrakulikuler di Unit Kegiatan Kerohanian Islam yang sering dikenal UKKI. 




Penulis pertama kali belajar huruf Hijaiyah disana semenjak memutuskan untuk hijrah. Setelah khatam buku iqro Penulis mendapatkan amanah untuk jadi mentor Al Barqi di UKKI. Pelaksanaannya sore hari sepulang kuliah.  Bagi penulis UKKI merupakan tempat  belajar berbagai ilmu dan berorganisasi.  Diantaranya kegiatan muktamar yaitu ilmu untuk bermusyawarah mencapai mufakat dengan memilih pengurus organisasi UKKI berikutnya. Penulis mendapatkan ilmu  Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa  (LDKS), sebagai peserta yg diselenggarakan oleh Kampus  UNEJ (Universitas Jember). Penulis juga mengikuti kegiatan Bakti Sosial Mahasiswa di kabupaten Malang dan Bakti Sosial Mahasiswa di desa cermo madiun tahun 1990, 

Penulis juga mendapatkan ilmu  tarbiyah, Syariah, Siroh Nabi, Fiqh  dari kajian kajian yang diikuti di masjid UKKI. Dari UKKI juga Penulis sempat nyantri di pondok pesantren Keputran Surabaya dan Pujon Bimbingan Ustadz Ihya Ulumuddin walau tidak lama. Disana penulis mendapatkan ilmu qurrota a'yun , bulughul maram, Riyadhus Shalihin, Subulus Salam, Penulis selama kuliah dan mengikuti kegiatan UKKI mengalami perputaran 5 generasi yaitu generasi UKKI masa Ketua Umum dari periode : 

88-89 A.Fauzi Darminto (alm) 
89-90 Japar jurusan Kimia angkatan '88 (Khoirul Anam DH) berasal dari Gresik jurusan Geografi '85
90-91 Fadholi Atmaja jurusan Fisika '88
91-92 Mualifudin jurusan bahasa Inggris '89
92-93 Harun Musa jurusan Fisika '90


Dan Ketua Keputrian UKKI dari periode:
88-89:  Ustdzah. Rofiah, berasal dari gresik jurusan Akuntansi angkatan '86
89-90 : Ustdzah. Qomariah. berasal dari Jombang jurusan Geografi angkatan '87
90-91 : Ustdzah. Luluk M. berasal dari Sepanjang jurusan Fisika angkatan '88
91-92 : Ustdzah. Yuliani berasal dari Tulungagung jurusan Pendidikan Dunia Usaha angkatan ;89



Penulis juga sempat bekerja di RA Katimoho sebagai pengajar Di pondok Pesantren Darussalam Katimoho Menganti Gersik selama kurang lebih satu bulan. Penulis pertama kali ke Katimoho diantarkan oleh ustadz Hambali, sekarang adik Ipar dari Ustadzah Yuliani yaitu adik dari ustadz Hanafi.

Selama kuliah penulis mengalami 4 kali pindah kos dari Ketintang PTT 1 ke asrama kos milik pak Cipto di Ketintang Baru, kemudian pindah di Jetis kulon, dan yang terakhir tinggal di Ma'had Ulin Nuha UKKI yang diketuai oleh Ukthi Rofiah, sampai lulus. Penulis kembali ke kampung halamannya di Jombang untuk melanjutkan perjuangannya dalam berdakwah di masyarakat.

3. Perjalanan dakwah dan hal yang menginspirasi saat menjadi (perjalanan karier)

Usia 23 Penulis wisuda dan kembali ke kampung halamannya di Jombang. Penulis sempat bekerja sebagai karyawan  perpustakaan dan guru komputer di Man Nglawak Kertosono Nganjuk. Kepala sekolah saat itu Bapak H. Isrofil Amar yg juga tetangga rumah penulis di jalan Pattimura Jombang.  Beliau selaku tokoh agama di desanya. Penulis sempat tinggal di Pondok Dalem Miftahul 'Ula Nglawak Kertosono Nganjuk dibawah asuhan ibu Nyai Hj. Nur Ainy, istri dari Bapak Alm. K.H. Abdul Fattah Djalalain.


Dua bulan kemudian Penulis resign untuk mengikuti tes di PNS. Usia 23 tepatnya di bulan Agustus 1994 Penulis diterima bekerja di BKKBN Jombang sebagai PNS. Membawahi dua desa yaitu Desa Sumbersari dan Desa Sumberagung Megaluh Jombang.


Umur 25 Penulis menikah dengan Safi'i lelaki  berasal dari Lamongan, dikarunia putri pertama Balqis Amalia Fisty Rizqi dan putra kedua bernama Moh. Firdaus Tholaby Fisty Hanafi. Kedua nama tersebut diambilkan dari nama nama pemberian Ustadz Ihya Ulumuddin kepada santrinya yang namanya kurang Islami sebagai penghargaan dan doa untuk santrinya.



















Dalam keseharian penulis dibantu oleh asisten rumah tangga yg bernama Tiwi.
Tiwi menangani pengasuhan putra putrinya sejak +- 3 tahun semenjak putra kedua belum lahir. Mengingat penulis banyak terbantukan atas keberadaan beliau selama tinggal bersama Penulis. Apabila pengasuh dalam  tulisan ini turut membaca maka diharap segera menghubungi penulis. 


Atas suatu hal Penulis resign dari PNS dan memutuskan untuk jadi ibu rumah tangga dan menjalankan usaha di rumah dengan menjadi  Distributor Oleh Oleh Haji dan Umroh. Dalam usahanya penulis menyediakan peralatan haji/umroh seperti ihrom, gamis, topi, sendal, sepatu, tambang, koper, ikat pinggang, hijab dan lain lain.
Selain itu penulis juga menyediakan oleh oleh haji/umroh semisal kurma, ZAM zam kismis, teko, cucing, nampan, kacang Arab, fustuh, coklat kerikil, coklat truffle, almond dan lain lain.

Di Usia 35 kondisi rumah tangganya kandas. Penulis bercerai dengan Suami, Saat putrinya baru berumur 9 tahun dan putranya berumur 2 tahun. Penulis mulai banting setir untuk berfikir keras mencari nafkah segala upaya ditempuh dari kerja di dealer Honda, sebagai Agen asuransi di Bumi Asih,  kemudian masuk penampungan TKI di Surabaya yang harus berpisah dengan anak anaknya selama 6 bulan.

Selama dipenampungan hidupnya makin ditempa,  hidup terasingkan dari situasi dan kondisi luar.
Jauh informasi, jauh keluarga, ibadah dibatasi bahkan nyaris dilarang, menurutnya Ramadhan  terberat dalam hidup ketika sahur tidak diijinkan dan buka puasa menunggu majikan makan  terlebih dahulu. Sedangkan pekerjaan yang dijalankan nyaris tidak ada istirahat sampai majikan tidur. Majikannya tidur antara jam 1-2 malam dan karyawan harus bangun pukul 3 pagi untuk jalankan pekerjaan seperti biasa. Pekerjaan penulis saat itu membersihkan rumah lantai dua dari nyapu, ngepel, nyuci, jemur, seterika, ngelap seluruh perabot ruangan dan mengurus manula yang sudah jompo. Hikmah yang diperoleh, Penulis merasa berdosa dikala ayahandanya masih hidup, Penulis merasa kurang sabar, ikhlas dalam melayani dan merawat ayahanda sakit 7 tahun sampai beliau tiada.

Untuk itu Penulis lakukan pekerjaan merawat orang jompo tersebut, sebagai tebusannya, bahwa penulis harus lakukan sebagaimana orang tua sendiri. Sambil berlinang air mata Penulis berdoa, "Ya Allah ampunilah hamba mu yang telah lalai dalam merawat orang tua sendiri, Kasihi Beliau, Ya Rabb.  Tempatkan beliau ke surgaMu, Ya Allah.  Karena Beliau ada, aku bisa terlahir di bumi ini, dan bisa merasakan setiap helaan nafas."

Keluar dari penampungan Penulis hijrah ke Bekasi mengikuti putrinya. Kala itu putrinya diasuh dan di sekolahkan kakak lelaki  Penulis yang tinggal di Bekasi.
Awal di Bekasi penulis menumpang dirumah kakak perempuannya. Penulis bekerja jadi binatu, ojeg sekolah dan ojeg wanita untuk memenuhi kehidupan keluarganya.


Enam bulan kemudian penulis mulai bekerja sebagai guru SDI Taman Harapan, sebagai guru kelas IV, kehidupannya mulai membaik. Penulis bersyukur dan memutuskan untuk kontrak rumah petakan didepan masjid Baiturrahman. Usia putrinya kala itu 11 tahun dan putranya 4 tahun. Disini keimanannya tertantang. Penulis dihadapakan dilema di satu sisi penulis mendapat amanah sebagai kepala keluarga untuk mencari nafkah dan disisi lain putranya masih membutuhkan untuk penjagaan dan pengasuhan.

Penulis sempat berfikir keras apabila penulis bekerja dan putrinya sekolah tentunya putranya sendiri dirumah setelah pulang sekolah dari PAUD.
Dalam hati kecilnya tiap kali hendak bekerja penulis berdoa "Ya Allah Ya Rabb Aku bersyukur Kau masih mempercayaiku untuk mengasuh anak anakku. Namun Kau juga mengamanahiku untuk mencari nafkah, maka lindungi anak anakku jaga Dia. Dan aku titipkan kembali mereka selama aku bekerja sampai pulang nanti, Aamiin".

Sebelum bekerja penulis sudah mempersiapkan makanan untuk putra putrinya selama bekerja. Penulis berangkat bekerja jam 6.30 sampai jam 15.00
Kurun waktu 3 tahun berjalan beberapa kejadian telah menimpa putranya, saat harus sendiri di rumah tanpa penjagaan orang dewasa.
Kejadian yang pertama saat putranya dikontrakan sendiri disatroni pencuri masuk melalui jendela. Pencuri itu ngambil uang dagangan dan handphone yang ada di atas meja. Kejadian itu Allah telah menyelamatkan Putra penulis yang bersembunyi dibalik lemari sehingga pencuri tidak mengetahui keberadaannya.

Peristiwa yang kedua saat pulang sekolah putra bungsu Penulis bermain yoyo dengan anak tetangga di depan rumah. Selang beberapa menit yoyo temannya jatuh di sungai seberang jalan depan rumah.  Air sungai kondisi penuh kala itu, sehingga anak tetangga menyuruh putra bungsu penulis mengambilnya. Karena putra bungsu penulis menolak, didoronglah tubuh mungilnya ke sungai. Alhamdulillah Allah kembali menyelamatkan putra bungsu penulis  melalui tetangga yang melihat kejadian itu. 

Kejadian Ketiga putra bungsu penulis menelan uang koin Rp. 500 warna emas di Sekolah. Berawal dari iseng suka masukin benda ke mulut. Tanpa sadar ketelenlah uang itu. Alhamdulillah Allah kembali menyelamatkan Putranya dari rasa sakit karena koin yang mengganjal di tenggorokan bisa digelontor dengan minuman yang penulis berikan. Alhasil uang koin keluar melalui feses tiga hari setelah kejadian.

Usia 39 penulis bisa membeli rumah petakan di gang lori sakti Kaliabang Tengah yang ditempati sampai sekarang. Uang diperoleh dari hasil jual rumah sewaktu tinggal di Jombang Jawa Timur.

Tahun 2010 penulis dimutasi dari SDI Taman Harapan ke SMK Taman Harapan untuk mengajar Administrasi Perkantoran dan kewirausahaan. Tahun 2011 penulis diamanahi mengajar PLH, IPS dan kewirausahaan. Tahun 2012 penulis mengajar administrasi perkantoran dan PLH
Tahun 2013 penulis diamanahi mengajar Sejarah, Administrasi Perkantoran, dan Kewirausahaan. Di SMK Taman Harapan penulis pernah menjadi wali kelas X Administrasi Perkantoran pada Tahun Pelajaran 2010-2011. Wali kelas X Administrasi Perkantoran 1 Tahun Pelajaran 2011-2012. Wali kelas X TKJ 1 Tahun pelajaran 2012-2013. Di SMK Taruna Bangsa diamanahi menjadi pembimbing ekstra kulikuler PMR dari tahun 2011-2013. Adapun kegiatannya meliputi lomba PMR, pemilihan pengurus, pelatihan, demonstrasi, Bakti Karya PMR pada acara LDKS.



Tahun 2013 penulis mengajar di empat sekolah sekaligus yaitu SMK Taman Harapan,  SMK Taruna Bangsa SMK Galajuara dan SMA Galajuara untuk memenuhi kebutuhan hidup dan sekolah putra putrinya yang semakin besar. Di  SMK Taruna Bangsa penulis mengajar Seni Budaya. Di SMK Galajuara dan SMA Galajuara penulis juga mengajar Seni Budaya. Di SMK Galajuara penulis pernah menjadi wali kelas X TKJ Tahun Pelajaran 2013-2014. 


Tahun 2014 penulis resign dari SMK Taman Harapan, dan menggantikannya dengan ngelesin privat 4 orang siswa SD ke rumah rumah.




Tahun berikutnya Penulis resign dari SMK Galajuara dan SMA Galajuara. Penulis coba mulai menjalankan usaha dengan bisnis online. Ilmu yang penulis dapatkan dari hasil melihat channel you tube dengan membuat akun Fanspage dan instagram khusus untuk jualan.

Satu tahun kemudian Penulis Resign dari ngelesin privat. Kemudian aktivitas sehari harinya mengajar di SMK Taruna Bangsa dan menjalankan bisnis online. Bisnis online yang penulis jalani mulai dibranding dengan nama Melfishop. Nama tersebut diambilkan dari nama panggilan putri dan putranya. Amel dan AFI. Mereka merupakan sumber inspirasi dan motivasi bagi penulis.

Di SMK Taruna Bangsa penulis pernah menjadi wali kelas X TKR 4 Tahun Pelajaran 2015-2016, lalu dilanjutkan sebagai wali kelas XI TKR 4 tahun Pelajaran 2016-2017, dilanjutkan lagi sebagai wali kelas XII TKR 4  Tahun Pelajaran 2017-2018. 


Tahun pelajaran 2018-2019 penulis menjadi wali kelas di kelas X TKR 2. Kemudian Tahun Pelajaran 2019-2020 penulis melanjutkan menjadi wali kelas XI TKR 2.


Di SMK Taruna Bangsa penulis diamanahi untuk melatih tari di acara pelepasan wisudawan. Sesuai tugas yang diembannya penulis pernah mengajarkan membatik dan membuat sabun di kelas.















'




















4. Mimpi dan Harapan di era 4.0    
                                
Usia 47 Penulis mulai mengikuti kegiatan sosial untuk mengisi waktu dan mengembangkan  jaringan. Dengan mengikuti kegiatan marketing property syariah, berbagi nasi jumat bersama organisasi sijum yang diketuai oleh ibu Siti Rojiah wilayah Bekasi Mandiri. Ngaji sinergi di Baitul maal Inaba yang diketuai oleh Bapak Dewanto selaku pengagas Organisasi tersebut, Majelis Taklim Wirausaha sebuah organisasi Islam yang diprakarsai dari alumni 212 dengan produk yang diciptakan yaitu 212 Mart, Organisasi Ok Oce yang diasuh oleh Bapak Sandiaga Uno dengan tujuan menggerakkan Indonesia maju dengan menumbuhkan entrepreneur baru, wiranesia yang diasuh oleh coach Farhan organisasi ini berdiri dengan tujuan memudahkan memberikan pelatihan pelatihan bagi UMKM yang kesulitan berkembang, ISMEA yang diasuh oleh bapak Trenggono, bapak Sandiaga Uno. dan  masih banyak lagi organisasi lain yg penulis ikuti.







Dari salah satu organisasi itu penulis mendapatkan ilmu berkenaan dengan materi pembuatan akun bisnis dan kebaikan teman yang mau membantu membuatkan webside yaitu kang ojon dan kang Yayan Mulyana.
Penulis kenal dengan Kang Ojon di PT. Algira Properti Indonesia. Penulis bergabung di PT Algira Properti Indonesia sebagai marketingnya. Sejak tahun 2016 sampai sekarang.      
PT. Algira Properti Indonesia adalah sebuah PT yang menangani tentang perumahan syariah khususnya di wilayah Bogor, Depok dan Tangerang.

Penulis mengenal Kang Yayan Mulyana saat penulis bergabung dalam sebuah organisasi Baitul Maal Inaba. Inaba merupakan kepanjangan dari Istiqomah Amanah dan Barokah. Penulis menjadi salah satu pengurus Baitul Maal Inaba dari tahun 2018. Baitul Maal Inaba berdiri di bulan Desember 2018. Organisasi ini digagas oleh Pak Dewanto yang bertindak sebagai Ketua di BM Inaba. Oraganisasi ini sebagai wujud kepanjangan tangan dari organisasi Bestari Depok yang didirikan oleh Ustadz Supardi Lee. Organisasi ini berdiri dengan tujuan memberantas Riba dan menghalalkan sedekah. Sasaran kami adalah UMKM dan masyarakat yang memiliki keinginan terbebas dari Riba.


Penulis juga ikut serta dalam kegiatan Sijum (Nasi Jumat) pada bulan Desember 2018 penulis mencoba mengkoordinasi para donasi nasi Jumat di wilayah Kaliabang tengah sampai sekarang.



z


Tidak jarang penulis melibatkan siswa dalam pendistribusian nasi Jumat. Pesan moralnya agar generasi muda bisa memiliki jiwa berbagi untuk sesama sejak dini.




Dari kegiatan kegiatan itu penulis dapat menambah berbagai ilmu baik dalam bidang agama, pengetahuan, teknologi, ekonomi, sosial dan budaya.


Hikmah yang didapat dibalik setiap peristiwa yang terjadi, jangan pernah tinggalkan sholat, jangan pernah lupakan Sang Pencipta selaku sutradara terbesar dari lakon yang kita jalankan.
Dari semua ilmu tersebut yang paling berpeluang untuk bisa menyebarkan dakwah sambil berikhtiar untuk menjemput Rizki Allah adalah belajar dan mengajar bisnis online. Apa alasannya? Karena kalau menjual produk secara offline untuk mendapatkan pelanggan sampai mencapai ribuan orang dalam satu hari tidaklah mudah. Namun dengan adanya bisnis online jauh lebih memungkinkan untuk mendapatkan pelanggan  sampai puluhan juta bahkan ratusan juta orang per hari.

Pesan moral  dari penulis untuk kaum millenial dalam menghadapi era industri 5.0 ini. Jalani masa depan  dengan penuh semangat dan optimis. Hadapi tantangan dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta jaringan. Jalankan  bisnis online bagi generasi Millenial khususnya para akhwatifillah. Alasannya:

* Bisnis online tidak harus punya modal
* Bisnis online tidak harus punya toko
* Bisnis online tidak harus memiliki barang.
* Bisnis online tidak harus bertemu muka dengan konsumen sehingga bisa dijalani oleh siapa saja dimana saja dan kapan saja.
* Menjalankan bisnis online tidak perlu meninggalkan  anak anak dan pekerjaan rumah tangga dalam bekerja. Karena bisnis online dapat dikerjakan sambil mengasuh, mengawasi, mendidik bahkan dapat menyelesaikan pekerjaan rumahnya.
* Menjalankan bisnis sama artinya menjalankan salah satu sunah Rasulullah yang telah mengajarkan umatnya untuk berdagang dari kecil.
* Menjalankan bisnis sama artinya membuka kesembilan pintu Rizki dari Allah.

5. Kritik dan Saran untuk mahasiswa khususnya anggota UKKI di era 5.0

* GAGAL ITU TIDAK HARUS DITAKUTI, karena orang sukses adalah orang yang justru terlalu banyak gagal, dan tidak pernah menyerah
* Sesulit apa pun permasalahan hidup harus dihadapi, dijalani dan diiringi dengan doa.
* Siapa pun Anda jika ingin mendapatkan Rizki dari Allah langkah pertama adalah perbaiki diri setiap saat dan setiap waktu baik terhadap Allah, orang tua, anak, saudara, kerabat, teman, dan orang disekeliling anda.
* Bisnis itu bukan masalah untung dan rugi namun seberapa banyak hidup Anda bermanfaat untuk keluarga dan orang orang disekeliling Anda.
Perjalanan Hidupku
Baca : story' Bisnis tidak harus memakai modal uang



Tags:

Perjalanan

Perjalanan Hidup

Perjalanan Dakwah

Perjalanan Karier

Perjuangan 

Perjuangan Hidup

Perjuangan Dakwah

Perjuangan Karier

Riwayat

Riwayat Hidup

Riwayat Dakwah

Riwayat Karier

Sejarah

Sejarah Dakwah

Sejarah Hidup

Sejarah Karier

Cerita

Cerita kehidupan

Cerita Dakwah

Cerita Karier

Kisah 

Kisah Hidup

Kisah Dakwah

Kisah Karir

Renungan

Renungan Hidup

Renungan Dakwah

Renungan Karier

Kiat Khusus